Selasa, 16 Juni 2026

Konsep Dasar VLAN MikroTik

Gambar 438 VLAN Mikrotik


1. Pengertian VLAN

VLAN (Virtual Local Area Network) adalah teknologi yang digunakan untuk membagi satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis yang berbeda.

Dengan VLAN, beberapa komputer yang terhubung pada switch yang sama dapat dipisahkan ke dalam kelompok jaringan yang berbeda tanpa harus menggunakan perangkat fisik tambahan.

Contoh:

VLAN IDNama VLANNetwork
10Guru192.168.10.0/24
20Siswa192.168.20.0/24
30Tamu192.168.30.0/24

Meskipun menggunakan switch dan kabel yang sama, ketiga VLAN tersebut tidak dapat saling berkomunikasi secara langsung tanpa routing.

2. Fungsi VLAN

a. Memisahkan Broadcast Domain

Broadcast dari VLAN 10 tidak akan masuk ke VLAN 20.

b. Meningkatkan Keamanan

Data antar bagian jaringan dapat dipisahkan.

c. Mempermudah Manajemen Jaringan

Pengelompokan berdasarkan divisi atau fungsi.

d. Menghemat Biaya

Tidak perlu membuat jaringan fisik terpisah.

 

3. Istilah Penting VLAN

3.1 VLAN ID

Nomor identitas VLAN.

Rentang:

1 – 4094

Contoh:

VLAN 10
VLAN 20
VLAN 100

3.2 Access Port

Port yang hanya membawa satu VLAN.

Contoh:

  • Port untuk PC Guru → VLAN 10
  • Port untuk PC Siswa → VLAN 20

3.3 Trunk Port

Port yang membawa beberapa VLAN sekaligus menggunakan tag VLAN.

Biasanya digunakan:

  • Router ↔ Switch
  • Switch ↔ Switch

3.4 VLAN Tag

Informasi VLAN yang ditambahkan pada frame Ethernet menggunakan standar IEEE 802.1Q.

Ukuran tag:

  • 4 Byte

4. Cara Kerja VLAN

Misalkan:

  • PC Guru → VLAN 10
  • PC Siswa → VLAN 20

Ketika PC Guru mengirim data:

  1. Data diberi tag VLAN 10.
  2. Switch membaca tag tersebut.
  3. Data hanya dikirim ke anggota VLAN 10.
  4. VLAN 20 tidak menerima data tersebut.

 

4.1 Topologi Sederhana

Internet
|
ether1
|
MikroTik
|
ether2
|
Switch
/ \
VLAN10 VLAN20
Guru Siswa


4.2 Konfigurasi VLAN MikroTik

Studi Kasus

Membuat:

VLANIDIP Gateway
Guru10192.168.10.1/24
Siswa20192.168.20.1/24

Interface trunk:

  • ether2

 

4.2.1 Langkah 1

Membuat VLAN Interface

Masuk:

Interfaces
→ VLAN
→ +

VLAN Guru

Name : VLAN10-GURU
VLAN ID : 10
Interface : ether2

Klik Apply.

 

VLAN Siswa

Name : VLAN20-SISWA
VLAN ID : 20
Interface : ether2

Klik Apply.

 

Melalui Terminal

/interface vlan
add name=VLAN10-GURU vlan-id=10 interface=ether2
/interface vlan
add name=VLAN20-SISWA vlan-id=20 interface=ether2

4.2.2 Langkah 2

Memberikan Alamat IP

/ip address
add address=192.168.10.1/24 interface=VLAN10-GURU
/ip address
add address=192.168.20.1/24 interface=VLAN20-SISWA

 

4.2.3 Langkah 3

Membuat DHCP Server

VLAN Guru

/ip pool
add name=POOL-GURU ranges=192.168.10.10-192.168.10.200
/ip dhcp-server
add name=DHCP-GURU interface=VLAN10-GURU address-pool=POOL-GURU
/ip dhcp-server network
add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1

 

VLAN Siswa

/ip pool
add name=POOL-SISWA ranges=192.168.20.10-192.168.20.200
/ip dhcp-server
add name=DHCP-SISWA interface=VLAN20-SISWA address-pool=POOL-SISWA
/ip dhcp-server network
add address=192.168.20.0/24 gateway=192.168.20.1

4.2.4 Langkah 4

Konfigurasi Switch Managed

Misal:

PortVLAN
Port 1Trunk
Port 2VLAN 10
Port 3VLAN 20

Port 1 menuju MikroTik.

Port 2 menuju PC Guru.

Port 3 menuju PC Siswa.

 

4.3 Pengujian VLAN MikroTik

4.3.1 Pengujian 1

Cek Interface VLAN

Terminal:

/interface vlan print

Hasil:

VLAN10-GURU
VLAN20-SISWA

Status harus aktif.

 

4.3.2 Pengujian 2

Cek Alamat IP

/ip address print

Harus muncul:

192.168.10.1/24
192.168.20.1/24

 

4.3.3 Pengujian 3

Cek DHCP Client

PC Guru:

ipconfig

Harus memperoleh:

192.168.10.x

PC Siswa:

ipconfig

Harus memperoleh:

192.168.20.x

 

4.3.4 Pengujian 4

Ping Gateway

PC Guru

ping 192.168.10.1

Reply = Berhasil.

PC Siswa

ping 192.168.20.1

Reply = Berhasil.

 

4.3.5 Pengujian 5

Ping Antar VLAN

Dari VLAN 10:

ping 192.168.20.10

Jika belum dibuat routing atau firewall khusus:

Bisa saling terhubung melalui router.

Jika ingin dipisahkan:

/ip firewall filter
add chain=forward src-address=192.168.10.0/24 \
dst-address=192.168.20.0/24 action=drop
/ip firewall filter
add chain=forward src-address=192.168.20.0/24 \
dst-address=192.168.10.0/24 action=drop

 

4.4 Indikator Keberhasilan Konfigurasi VLAN

✓ Interface VLAN aktif

✓ Setiap VLAN memperoleh IP sesuai subnet

✓ DHCP berjalan normal

✓ Ping ke gateway berhasil

✓ Broadcast antar VLAN terpisah

✓ Kebijakan komunikasi antar VLAN berjalan sesuai kebutuhan

 

Kesimpulan

  1. VLAN pada MikroTik digunakan untuk membagi satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis yang terpisah. 
  2. Konfigurasi VLAN dilakukan dengan membuat VLAN Interface, memberikan IP Address, mengaktifkan DHCP Server, dan menghubungkannya ke switch managed yang mendukung IEEE 802.1Q
  3. Pengujian dilakukan dengan memeriksa status VLAN, memperoleh alamat IP, serta melakukan uji konektivitas menggunakan perintah ping
  4. Dengan VLAN, jaringan menjadi lebih aman, terorganisir, dan mudah dikelola.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.