Tampilkan postingan dengan label Biner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 April 2020

Kode Biner BCD ASCII

1. Pengubahan Biner ke Desimal
Berikut ini prosedur pengubahan bilangan biner menjadi bilangan desimal. Misalnya, diberikan bilangan 110011B. Pertama kali dituliskan bilangan biner sebagai berikut. (Akhiran B untuk menyatakan bahwa angka di depannya adalah bilangan biner (demikian juga D untuk desimal, H untuk heksadesimal, O untuk oktal).
Gambar 1. Pengubahan bilangan Biner ke desimal

Tambahkan empat bilangan desimal untuk mendapatkan ekuivalen desimal. Maka akan didapatkan bahwa biner 110011B sama dengan angka desimal 51D.

Rabu, 21 Agustus 2019

Relasi Logika Dasar, Kombinasi dan Sekuensial




Relasi logika dasar dalam sistem komputer, terdiri dari gerbang logika dasar yang dilengkapi dengan simbol dan karakteristik. Gerbang logika merupakan blok bangunan untuk komputer yang paling rumit sekalipun. 

Gerbang logika disusun komponen integrated circuit (IC). Jenis atau variasi dan gerbang-gerbang logika yang tersedia dalam semua kelompok logika termasuk TTL dan CMOS.

1. Gerbang AND
Gerbang AND kadang-kadang disebut “gerbang semua atau tidak”. Dasar tentang gerbang AND yang menggunakan saklar sederhana. Gerbang AND dioperasikan tersusun dari dioda, transistor, dan tersusun dalam suatu IC. 

Jumat, 19 Juli 2019

Sistem Bilangan

1. Pengertian Sistem Bilangan

Sistem bilangan (numbersystem) adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik.
Sistem bilangan yang banyak dipergunakan oleh manusia adalah system bilangan desimal, yaitu sistem bilangan yang menggunakan 10 macam simbol untuk mewakili suatu besaran. 
Sistem ini banyak digunakan karena manusia mempunyai sepuluh jari untuk dapat membantu perhitungan.
Lain halnya dengan komputer, logika di komputer diwakili oleh bentuk elemen dua keadaan yaitu off (tidak ada arus) dan on (ada arus). Konsep inilah yang dipakai dalam sistem bilangan biner yang mempunyai dua macam nilai untuk mewakili suatu besaran nilai. Selain sistem bilangan biner, komputer juga menggunakan sistem bilangan oktal dan heksadesimal.

Kamis, 17 Agustus 2017

Program Konversi Desimal ke Biner


Gambar 312.HG Program Konversi Desimal ke Biner



Langkah langkah membuat Program Konversi Bilangan Desimal ke Biner :
1. Buatlah Userform seperti di bawah ini 


2. Dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Userform Name : BK165
  • Userform Caption : Binary and Decimal
  • Frame Name : Frame1
  • Frame Caption : Decimal To Binary
  • TextBox1 untuk menampilkan angka desimal yang akan dikonversi
  • TextBox2 untuk menampilkan angka biner hasil konversi
  • TextBox3 s.d. TextBox14 untuk menampilkan nilai sementara biner
  • CommandButton Name : DecToBin
  • CommandButton Caption : Change berisi Program

Selasa, 07 Februari 2017

Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi


Gambar 188.H8 Prosedur Pengamatan Kerja
Sistem Telekomunikasi



Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi

1. Pesan atau Informasi
Proses komunikasi diawali dengan sebuah pesan atau informasi yang harus dikirimkan dari individu/perangkat satu ke perangkat lain. 

2. Pesan dikonversi ke dalam bentuk biner atau bit
Pesan/informasi tersebut selanjutnya dikonversi kedalam bentuk biner atau bit yang selanjutnya bit tersebut di encode menjadi sinyal. Proses ini terjadi pada perangkat encoder. 
3. Pesan dikirimkan/dipancarkan 
Sinyal tersebut kemudian oleh transmitter dikirimkan/dipancarkan melalui media yang telah dipilih. 
4.  Media Transmisi
Dibutuhkan media transmisi (radio, optik, coaxial, tembaga) yang baik agar gangguan selama disaluran dapat dikurangi. 

Selasa, 01 September 2015

Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding


Gambar 138.C8 Unipolar Polar Bipolar
Line Coding

Dalam sistem komunikasi data, data yang dikirimkan sering  diterima tetapi rusak atau error. Untuk mengantisipasinya maka diterapkan pengkodean terhadap pengiriman data.
Oleh karena data yang dikirimkan adalah dalam bentuk sinyal digital maka pengkodean data dilakukan dengan membentuk pola data. 
Tujuannya menjamin sebuah pesan dapat diterima sesuai dengan pesan yang dikirimkan baik dari sisi reliabilitas maupun dari integritas data.
Sinyal digital tersusun dari sederetan bit biner dan setiap bit memiliki 2(dua) kondisi yaitu logika 0 dan logika 1. 
Bentuk kode biner 1 dan 0 tersebut pada saat dikirimkan, melalui media transmisi diubah menjadi format sinyal digital secara serial, kode yang digunakan untuk membentuk data tersebut dikenal dengan istilah line-code.