Tampilkan postingan dengan label Port Console. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Port Console. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Oktober 2019

Menyiapkan Perangkat Jaringan : Akses Konfigurasi Routing dengan Router Cisco

Gambar 265.P5 Akses Konfigurasi Routing
dengan Router Cisco


Selain konfigurasi dasar router mikrotik, diberikan juga contoh salah satu router yang banyak digunakan yaitu router cisco dengan langkah-langkah dasar sebagai berikut.

1. Konfigurasi IP Address
Konfigurasi IP address ini untuk mengkoneksikan router dengan PC. Pada PC dihubungkan dengan port Fa0/0 pada router, maka yang di konfigurasi Fa0/0. 
Pertama masuk ke terminal pada laptop untuk masuk ke router menggunakan line console, masuk ke Global configuration mode, kemudian masuk ke interface yang akan kita konfigurasi, saya menggunakan IP 192.168.1.1/24 untuk Fa0/0 di router.
  • Router(config)#interface fastEthernet 0/0
  • Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
  • Router(config-if)#no shutdown
Konfigurasi IP Address pada PC menggunakan IP Address yang 1 network dengan router, saya menggunakan 192.168.1.2/24, ping dari PC ke router untuk menguji konektivitasnya.

Kamis, 03 Oktober 2019

Menyiapkan Perangkat Jaringan : Akses Konfigurasi Routing dengan WinBox

Gambar 263. Winbox


Untuk melakukan konfigurasi dasar pada mikrotik, hal pertama yang dilakukan adalah kita harus mengetahui bagaimana cara untuk mengaksesnya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengakses mikrotik diantaranya menggunakan aplikasi winbox, melalui web browser (webfig), menggunakan Telnet & SSH (PuTTY), dan Remote menggunakan Port Console. 

Untuk konfigurasi dasar yang digunakan pada modul ini adalah menggunakan aplikasi winbox. Langkah-langkah dasar yang dilakukan adalah:

1. Buka aplikasi Winbox


Gambar 1 . Tampilan Aplikasi Winbox


2. Masuk ke tab IP => Address, untuk menambahkan IP

Rabu, 02 Oktober 2019

Menyiapkan Perangkat Jaringan : Akses Konfigurasi Routing




Terdapat dua cara dalam menghubungkan PC dengan Router pada proses konfigurasi dan pengamatan tugas router, yaitu secara in-band dan out-of-band.

1. OUT-OF-BAND

Konfigurasi secara out-of-band adalah dengan cara menghubungkan komputer secara langsung dengan port console atau dengan port auxiliary (AUX) dari router yang akan dikonfigurasikan. Jenis koneksi ini tidak memerlukan koneksi jaringan dari router tersebut. 

Teknisi menggunakan manajemen out-of-band untuk konfigurasi awal, karena router tidak akan dapat berfungsi di jaringan apabila tidak dikonfigurasikan terlebih dahulu. Manajemen secara out-of-band juga digunakan ketika koneksi jaringan tidak berfungsi secara benar sehingga router tidak dapat diakses melalui jaringan. Dalam melakukan manajemen secara out-of-band diperlukan software terminal emulation client yang terinstall di PC.