Gambar 402 Embeded System
File embedded merujuk pada file
yang disisipkan atau ditanamkan ke dalam sebuah dokumen, aplikasi, atau sistem
sehingga menjadi bagian integral dari media atau program tersebut. File ini
tidak berdiri sendiri, tetapi berada di dalam struktur file utama, sehingga
dapat diakses atau digunakan tanpa harus mengimpor file dari sumber eksternal.
Contoh Penggunaan File Embedded:
1. Dokumen Office:
Ketika sebuah
file Excel dimasukkan ke dalam dokumen Word sebagai object, itu menjadi file
embedded. File tersebut dapat diakses dan dimodifikasi langsung dari Word.
2. Web Pages:
Gambar, video, atau audio yang dimasukkan langsung ke dalam file HTML menggunakan elemen seperti `<img>` atau `<video>`.
3. Aplikasi Software:
File aset
(ikon, font, atau gambar) yang dimasukkan langsung ke dalam aplikasi atau
program untuk memastikan aplikasi tersebut bisa berjalan tanpa perlu file
terpisah.
4. Firmware atau Embedded Systems:
Dalam sistem
tertanam (embedded systems), file atau data sering kali disematkan langsung ke
dalam memori perangkat keras untuk digunakan oleh perangkat tersebut.
Kelebihan File Embedded:
- Mudah diakses karena file tidak perlu diambil dari sumber eksternal.
- Portabilitas tinggi, terutama ketika file utama dipindahkan atau dibagikan.
- Integrasi lebih erat dengan dokumen atau sistem utama.
Kekurangan File Embedded:
- Ukuran file utama meningkat, karena file tambahan disisipkan di dalamnya.
- Kesulitan dalam pengeditan atau pembaruan file embedded jika tidak memiliki akses langsung ke sumber aslinya.
Menyisipkan File Embedded PDF ke Blogspot
Blogspot (Blogger) tidak memiliki
fitur bawaan untuk menyisipkan file PDF secara langsung sebagai file embedded
ke dalam postingan. Namun, Anda bisa menggunakan trik dengan memanfaatkan
layanan pihak ketiga atau Google Drive.
Berikut langkah-langkahnya:
Cara 1: Menggunakan Google Drive
1. Upload PDF ke Google Drive:
- Masuk ke akun Google Drive Anda.
- Unggah file PDF yang ingin Anda sematkan.
2. Dapatkan Link Embed PDF:
- Klik kanan pada file PDF, pilih "Bagikan".
- Ubah pengaturan berbagi menjadi "Siapa saja yang memiliki link dapat melihat".
- Klik ikon tiga titik pada file tersebut, pilih "Pratinjau".
- Klik ikon titik tiga lagi di kanan atas, pilih "Buka di jendela baru".
- Pada jendela baru, klik titik tiga lagi dan pilih "Sematkan item". Anda akan mendapatkan kode HTML untuk menyematkan file PDF.
3. Tempelkan Kode Embed ke Blogspot:
- Masuk ke Blogger dan buat atau edit postingan.
- Beralih ke mode HTML (bukan Compose/Editor visual).
- Tempelkan kode HTML yang didapatkan dari Google Drive di lokasi yang diinginkan.
Cara 2: Menggunakan Layanan Pihak Ketiga (Scribd atau Issuu)
1. Unggah PDF ke Layanan Pihak Ketiga:
- Buat akun di platform seperti [Scribd](https://www.scribd.com) atau [Issuu](https://issuu.com).
- Unggah file PDF Anda.
2. Dapatkan Kode Embed:
- Setelah PDF diunggah, Scribd atau Issuu akan memberikan opsi untuk mendapatkan kode embed untuk dokumen Anda.
3. Tempelkan Kode Embed ke Blogspot:
- Masuk ke Blogger dan edit postingan.
- Tempelkan kode embed di mode HTML.
Cara 3: Mengonversi PDF ke Gambar
- Ubah PDF menjadi format gambar menggunakan alat konversi online atau aplikasi seperti Adobe Acrobat.
- Unggah gambar ke Blogspot seperti biasa.
- Tambahkan gambar di postingan Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.