Selasa, 20 Februari 2024

Pengertian VDI, VHD, dan VMDK

Gambar 382.X2 VDI, VHD, dan VMDK


Apakah kamu pernah mendengar tentang perbedaan VDI, VHD, dan VMDK? Tiga jenis ini adalah format file virtual machine yang lazim digunakan untuk menyimpan sistem operasi yang dijalankan pada mesin virtual. Namun, berbeda format file memiliki fitur dan karakteristik yang berbeda-beda pula.

VDI atau VirtualBox Disk Image adalah format file virtual machine yang digunakan oleh VirtualBox, sebuah aplikasi mesin virtual yang sering digunakan oleh pengembang perangkat lunak. VDI dapat disimpan dalam berbagai format, termasuk dalam format kompresi atau terenkripsi agar lebih aman.

Di sisi lain, VHD atau Virtual Hard Disk merupakan format file virtual machine bawaan dari Microsoft Hyper-V. VHD dapat disimpan dalam berbagai jenis, termasuk fixed, dynamic, dan differencing. 

Fitur differencing ini memungkinkan sebuah virtual machine menjalankan mesin virtual sebagai versi “kedua” dari mesin virtual yang dasar. Jenis format VHD yang berbeda juga memungkinkan pengguna untuk memilih trade-off antara performa, kapasitas penyimpanan, dan keamanan.

Sementara itu, VMDK atau Virtual Machine Disk adalah format yang paling sering digunakan oleh aplikasi mesin virtual seperti VMware atau VirtualBox. VMDK dapat digunakan pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, maupun Mac OS X. VMDK juga menyediakan fitur-fitur seperti thin provisioning, snapshot, dan cloning untuk memudahkan pengelolaan mesin virtual.


Pengertian VDI, VHD, dan VMDK

Dalam dunia virtualisasi, terdapat beberapa jenis format file yang dapat digunakan untuk menyimpan sistem operasi dan data. Beberapa di antaranya adalah VDI, VHD, dan VMDK. Namun, tak banyak pengguna yang memahami perbedaan antara ketiga jenis format file ini.

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai masing-masing format file:

VirtualBox Disk Image (VDI) 

adalah format file yang digunakan oleh hypervisor VirtualBox untuk menyimpan sistem operasi dan data. Format file ini menyediakan berbagai macam opsi pengaturan seperti enkripsi dan kompresi data.

Virtual Hard Disk (VHD) 

adalah format file yang digunakan oleh Microsoft Virtual PC dan Hyper-V. Format file ini dapat diakses oleh berbagai sistem operasi dan menyediakan opsi seperti enkripsi dan pemampatan data.

Virtual Machine Disk (VMDK) 

adalah format file yang digunakan oleh VMware ESX, vSphere, Fusion, dan Workstation. Format file ini menyediakan kemampuan snapshot serta kompresi dan enkripsi data.

Setiap format file memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan salah satu dari format file tersebut, penting bagi pengguna untuk mempertimbangkan kebutuhan dan spesifikasi dari sistem virtualisasi yang digunakan.


Kelebihan dan Kekurangan VDI, VHD, dan VMDK

VDI, VHD, dan VMDK adalah tiga format file virtual disk yang digunakan pada virtualisasi. Masing -masing format mempunyai kelebihan dan kekurangan.

VDI (VirtualBox Disk Image) 

adalah format file virtual disk yang digunakan oleh VirtualBox. Kelebihan VDI adalah ukuran file yang kecil dan dukungan terhadap snapshot. Snapshot adalah fitur pada virtualisasi yang memungkinkan untuk menyimpan data sistem operasi pada waktu tertentu dan digunakan sebagai backup jika terjadi kegagalan sistem. 

Kekurangan VDI adalah tidak support pada mesin virtual yang berbeda.

VHD (Virtual Hard Disk) 

adalah format file virtual disk yang digunakan oleh Microsoft Hyper-V dan Oracle VirtualBox. 
Kelebihan VHD adalah dapat digunakan pada mesin virtual yang berbeda dan compatibility dengan banyak software virtualization. 
Kekurangan VHD adalah ukuran file yang relatif besar dan tidak support terhadap snapshot.

VMDK (Virtual Machine Disk) 

adalah format file virtual disk yang digunakan oleh VMware. 
Kelebihan VMDK adalah performa yang tinggi dan support pada mesin virtual yang berbeda. Format file ini juga support terhadap snapshot. 
Kekurangan VMDK adalah ukuran file yang besar dan compatibility yang lebih terbatas dibanding dengan VHD.

Secara umum, pemilihan format file virtual disk sebaiknya disesuaikan dengan tool virtualisasi yang digunakan dan mempertimbangkan kebutuhan utama. Jika mengutamakan performa, VMDK dapat menjadi pilihan terbaik. Namun, jika membutuhkan dukungan terhadap snapshot, VDI atau VHD dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

Perbandingan kelebihan dan kekurangan lebih jelas dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

     
 Format FileKelebihanKekurangan 
 VDIUkuran file kecil, dukungan snapshotTidak support pada mesin virtual yang berbeda 
 VHDDapat digunakan pada mesin virtual yang berbeda, compatibility tinggi dengan banyak software virtualizationUkuran file relatif besar, tidak support terhadap snapshot 
 VMDKPerforma tinggi, support pada mesin virtual yang berbeda, support snapshotUkuran file besar, compatibility lebih terbatas dibanding dengan VHD 
     

Dalam pemilihan format file virtual disk, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan utama dan tool virtualisasi yang akan digunakan sehingga dapat memaksimalkan penggunaan fitur virtualisasi dan performa secara optimal.


Cara Membuat VDI, VHD, dan VMDK

Virtual Disk atau disingkat sebagai VD adalah sebuah file yang berisi sistem operasi, aplikasi, dan data di dalamnya yang dapat dijalankan secara virtual. Ada beberapa format file yang dapat digunakan untuk membuat VD, yaitu VDI, VHD, dan VMDK. Berikut adalah cara membuat ketiga format tersebut.

1. Membuat VDI

Vmware Virtual Disk Manager adalah aplikasi yang biasa digunakan untuk membuat VD dalam format VDI. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat VDI:

a. Buka CMD atau Command Prompt sebagai Administrator kemudian masukkan perintah berikut:

“cd C:\Program Files\Oracle\VirtualBox”

b. Jalankan perintah berikut untuk membuat VD baru:

“VBoxManage createmedium –filename C:\Users\NamaFolder\Vm\Ubuntu.vdi –size 8192 –format VDI”

c. Ubah parameter VD sesuai dengan kebutuhan di dalam file tersebut.


2. Membuat VHD

VHD atau Virtual Hard Disk adalah format file yang sering digunakan oleh Microsoft VirtualPC. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat VHD:
a. Buka aplikasi Disk Management.
b. Pilih Create VHD pada menu Action.
c. Pilih lokasi dan ukuran VD, kemudian pilih format VHD.
d. Klik OK.


3. Membuat VMDK

VMDK atau Virtual Machine Disk adalah format file yang digunakan oleh VMware. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat VMDK:

a, Buka aplikasi VMware.
b. Pilih File, kemudian pilih New Virtual Machine.
c. Pilih Create a custom virtual machine, kemudian klik Next.
d. Pilih tipe hardware yang dipilih, kemudian klik Next.
e. Pilih location VMDK, kemudian pilih format VMDK.
f. Klik Next.
g. Ubah parameter VD sesuai dengan kebutuhan di dalam file tersebut.


Berikut adalah tabel perbandingan format VD VDI, VHD, dan VMDK:

      
 Format VDDeskripsiKelebihanKekurangan 
 VDIFormat yang diperuntukkan untuk VirtualBoxMudah dibuat dan fleksibel.Tidak compatibel dengan hypervisor lainnya selain VirtualBox. 
 VHDFormat yang diperuntukkan untuk Microsoft Virtual PCCompatibel dengan hypervisor selain Microsoft.Performa kurang efisien dari format VD lainnya. 
 VMDKPaling umum dipakai di antara VDI dan VHDMudah digunakan bersama VMware dan aplikasi virtualisasi lainnya.Kurang fleksibel dari format VDI. 
      

Dalam pemilihan VD format, selain mempertimbangkan kekurangan dan kelebihannya, juga harus melihat dari sisi aplikasi yang digunakan. Misalnya jika Anda menggunakan VirtualBox, maka sebaiknya memilih format VDI.


Tools yang Digunakan untuk Membuat VDI, VHD, dan VMDK

Untuk membuat file VDI, VHD, atau VMDK, ada beberapa alat yang dapat digunakan. Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Oracle VM VirtualBox: 

VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi open-source yang dapat digunakan untuk membuat file VDI. Perangkat lunak ini dapat digunakan pada berbagai sistem operasi, termasuk Windows, Linux, dan macOS.

2. Microsoft Hyper-V: 

Ini adalah fitur bawaan pada sistem operasi Windows yang dapat digunakan untuk membuat file VHD. Hyper-V harus diaktifkan secara manual pada sistem Windows, dan hanya tersedia pada versi Windows tertentu.

3. VMware Workstation: 

VMware Workstation adalah solusi virtualisasi untuk desktop Windows dan Linux yang dapat digunakan untuk membuat file VMDK. VMware Workstation tersedia dalam versi gratis dan berbayar.

Setiap alat ini memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri, tetapi semuanya dapat menghasilkan file VDI, VHD, atau VMDK yang berkualitas tinggi.

Selain alat di atas, ada juga beberapa alat lain yang dapat digunakan untuk membuat file VDI, VHD, atau VMDK. Beberapa diantaranya adalah:

    
 Nama AlatFungsi Utama 
 QEMUVirtualisasi open-source untuk Windows dan Linux 
 Parallels DesktopVirtualisasi untuk macOS 
 Acronis BackupAlat backup dan pemulihan yang dapat digunakan untuk mengelola file VHD 
    

Semua alat ini dapat digunakan untuk membuat dan mengelola file VDI, VHD, atau VMDK. Namun, sebelum memilih alat yang akan digunakan, pastikan untuk mempertimbangkan kebutuhan dan persyaratan spesifik dari proyek virtualisasi Anda.

Sumber :
Perbedaan VDI, VHD, dan VMDK: Pahami Kelebihan dan Kekurangannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.