Tampilkan postingan dengan label Touch. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Touch. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 September 2021

Cara Membuka, Membuat, Mengedit, dan Melihat File di Linux

Gambar 325.V5 Linux

Satu hal yang dilakukan GNU / Linux sebaik sistem operasi lainnya adalah memberi Anda alat yang Anda butuhkan untuk membuat dan mengedit file teks. 

Minta sepuluh pengguna Linux untuk memberi nama editor teks favorit mereka, dan Anda mungkin mendapatkan sepuluh jawaban berbeda. Di halaman ini, kami membahas beberapa dari sekian banyak editor teks yang tersedia untuk Linux.

Editor teks GUI

Bagian ini membahas aplikasi pengeditan teks untuk sistem windowing Linux, X Windows, lebih dikenal sebagai X11 atau X.

Jika Anda berasal dari Microsoft Windows, Anda pasti akrab dengan editor teks Windows klasik, Notepad. Linux menawarkan banyak program serupa, termasuk NEdit, gedit, dan geany. Masing-masing program ini adalah perangkat lunak gratis, dan masing-masing menyediakan fungsi yang kira-kira sama. 

Terserah Anda untuk memutuskan mana yang dirasa terbaik dan memiliki antarmuka terbaik untuk Anda. Ketiga program ini mendukung penyorotan sintaks, yang membantu mengedit kode sumber atau dokumen yang ditulis dalam bahasa markup seperti HTML atau CSS.

Jumat, 27 September 2019

Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

Gambar 256.NG Linux Commands



Pengguna Linux pasti tidak asing dengan yang namanya perintah/command line. Perintah/command line menjadi salah satu kunci untuk bisa menggunakan Linux secara penuh. Banyak aktivitas yang berhubungan dengan sistem Linux menggunakan command line, misalnya seperti menginstall aplikasi, mengubah permission file dan lain sebagainya. 

Tanpa mengetahui perintah-perintah tersebut, kita akan kesulitan untuk mengoperasikan Linux secara maksimal.

Minggu, 30 September 2018

Administrasi File Linux Debian

Administrasi File

Setelah mempelajari Administrasi User dengan perintah perintah :
1. Login root
2. Clear
3. Adduser
4. Logout
5. Login user
6. Userdel -r
7. Groupadd
8. Groupdel
9. Usermod

Kita lanjutkan dengan mempelajari Administrasi File di dalam Linux Debian.

Linux tidak memiliki sistem drive seperti Windows. Hanya ada direktori-direktori, setiap user memiliki directory user sendiri-sendiri. Ada satu direktori akar, yaitu root directory, yang bisa diakses dengan menggunakan / slash.

Jumat, 14 September 2018

Administrasi User Linux Debian


Sebelumnya server Debian diinstalisasi  tanpa grafik. Oleh karena itu, hanya akan ada tampilan command line (CLI). 

Bagi pengguna Windows mungkin tidak terbiasa menggunakan tampilan command line. Kecuali yang sudah terbiasa menggunakan DOS yang juga berbasis CLI. Pengguna DOS tentu tidak asing dengan perintah perintah Debian CLI berikut ini.

Bagi pengguna Windows yang belum pernah bekerja dengan DOS, dengan sedikit latihan akan terbiasa menggunakan perintah perintah berbasis CLI.

Setelah instalasi, maka Debian akan berjalan sendiri. Tampilan pertama meminta kita untuk masuk ke dalam sistem. 

Sebelumnya kita telah membuat 2 akun dalam Debian ketika melakukan instalasi, yaitu :
1. Akun utama (root), dan 
2. Akun dengan nama depan tadi.