Tampilkan postingan dengan label Webfig. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Webfig. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Januari 2021

10 Tips Cara Menggunakan Winbox Mikrotik

Gambar 304 Winbox Mikrotik


Dalam melakukan konfigurasi sebuah router bisa menggunakan beberapa metode yaitu dengan menggunakan SSH, Telnet, serial console, dan bisa juga menggunakan browser (webfig). Tetapi Mikrotik memiliki aplikasi khusus yang Gratis dan sangat praktis yang sangat populer karena GUI, yakni Winbox.

Sabtu, 03 Oktober 2020

Access Mikrotik With Webfig

Gambar 296 Webfig MikroTik


A. Konsep Dasar WebFig pada MikroTik

WebFig adalah antarmuka berbasis web browser untuk mengelola perangkat MikroTik RouterOS tanpa harus menggunakan aplikasi Winbox.

Sederhananya:

Kalau Winbox = aplikasi desktop,

maka WebFig = versi browser dari pengaturan MikroTik.

Kamis, 03 Oktober 2019

Menyiapkan Perangkat Jaringan : Akses Konfigurasi Routing dengan WinBox

Gambar 263. Winbox


Untuk melakukan konfigurasi dasar pada mikrotik, hal pertama yang dilakukan adalah kita harus mengetahui bagaimana cara untuk mengaksesnya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengakses mikrotik diantaranya menggunakan aplikasi winbox, melalui web browser (webfig), menggunakan Telnet & SSH (PuTTY), dan Remote menggunakan Port Console. 

Untuk konfigurasi dasar yang digunakan pada modul ini adalah menggunakan aplikasi winbox. Langkah-langkah dasar yang dilakukan adalah:

1. Buka aplikasi Winbox


Gambar 1 . Tampilan Aplikasi Winbox


2. Masuk ke tab IP => Address, untuk menambahkan IP

Rabu, 02 Oktober 2019

Menyiapkan Perangkat Jaringan : Akses Konfigurasi Routing




Terdapat dua cara dalam menghubungkan PC dengan Router pada proses konfigurasi dan pengamatan tugas router, yaitu secara in-band dan out-of-band.

1. OUT-OF-BAND

Konfigurasi secara out-of-band adalah dengan cara menghubungkan komputer secara langsung dengan port console atau dengan port auxiliary (AUX) dari router yang akan dikonfigurasikan. Jenis koneksi ini tidak memerlukan koneksi jaringan dari router tersebut. 

Teknisi menggunakan manajemen out-of-band untuk konfigurasi awal, karena router tidak akan dapat berfungsi di jaringan apabila tidak dikonfigurasikan terlebih dahulu. Manajemen secara out-of-band juga digunakan ketika koneksi jaringan tidak berfungsi secara benar sehingga router tidak dapat diakses melalui jaringan. Dalam melakukan manajemen secara out-of-band diperlukan software terminal emulation client yang terinstall di PC.