Senin, 08 April 2024

Makna dari Istilah TTL dalam Perintah Ping yang Benar

Gambar 385.X5 Istilah TTL


TTL adalah salah satu istilah yang tidak asing lagi bagi programmer pada perintah ping. Bahkan, istilah tersebut juga sering digunakan saat sedang melakukan coding. Adapun istilah TTL dalam perintah ping dimaksudkan jumlah detik sebelum perubahan data berikutnya.

Nah, bagi Anda yang ingin tahu penjelasan selengkapnya tentang istilah TTL dalam perintah ping tersebut, simak artikel ini sampai akhir. 

Makna dari Istilah TTL dalam Perintah Ping yang Benar



Istilah TTL dalam perintah ping. 
Sumber: unsplash.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa istilah TTL dalam perintah ping dimaksudkan jumlah detik sebelum perubahan data berikutnya. 

Mengutip dari buku Komputer dan Jaringan Dasar untuk SMK/MAK Kelas X karya Untung Suprapto (2020:414), TTL atau Time To Live adalah sebuah mekanisme yang membatasi umur data dalam sebuah jaringan komputer yang terpasang dalam data.

Secara umum, TTL berfungsi untuk mencegah paket data yang beredar secara terus menerus dalam aplikasi komputer tersebut. Oleh karena itulah, TTL sering digunakan untuk meningkatkan kinerja caching ataupun untuk meningkatkan privasi PC.

Sedangkan pengertian Ping atau Packet Internet Groper sendiri adalah sebuah aplikasi utilitas yang secara resmi disediakan oleh Microsoft Windows. Fungsinya adalah sebagai pemeriksa koneksi jaringan yang berbasis Transmission Control Protocol atau Internet Protocol pada perangkat komputer.

Dengan kata lain, ping digunakan oleh user ketika mereka ingin mengetahui apakah perangkat komputer tersebut terhubung dalam jaringan atau tidak dengan komputer lain. Caranya adalah dengan mengirimkan sejumlah paket data menuju komputer lain tersebut. Jadi, Anda juga bisa mengetahui kualitas jaringan internet pada perangkat komputer tersebut.

Proses ping pada perangkat komputer menjadi salah satu hal yang wajib Anda kuasai. Keterampilan ini akan sangat berguna jika jaringan internet pada perangkat komputer Anda tiba-tiba mengalami masalah. Jadi, nantinya Anda bisa memberi respons terhadap perintah ping untuk mengecek jaringan internet pada sebuah perangkat komputer.

Nah, itu dia informasi singkat tentang makna istilah TTL dalam perintah ping pada perangkat komputer yang dapat Anda pahami. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat untuk Anda. (Anne)

====================================

Contoh Test Ping



Maksud dari percobaan dan hasil ping diatas adalah :

# pinging 202.90.199.39 with 32 bytes of data : 
kita telah melakukan ping ke IP 202.90199.39 dengan 32 bytes data

# packet:sent=4, receive=4, lost=0 <0% loss>, : 
artinya paket yang dikirimkan tidak ada yang hilang [4 dikirim 4 diterima]

# data yang dikirimkan berukuran 32 bytes karena itu adalah ukuran buffer default pada windows

# fungsi dari buffer di windows ini adalah untuk melihat waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengiriman data packet[maksudnya jika melakukan ping dengan host berbeda maka hasilnya juga akan berbeda]



Maksud dari reply from 202.90.199.39: bytes=32 time<1ms TTL 128 ?

-TTL merupakan singkatan dari Time To Live, 
yaitu waktu maksimum dari komputer saat mereply/membalas paket ICMP atau disebut juga latency/delay. TTL pada windows secara default adalah 128.

-Mengapa jumlah TTL ini dibatasi ? 
hal itu untuk mencegah terjadinya circular routing pada jaringan, karena itu setiap kali ping packet melalui IP host maka nilai TTL akan dikurangi satu, hingga TTL memiliki nilai 0. Dengan nilai 0 ini packet akan discard dan drop dengan keterangn TTL expired in transit.

Semakin kecil nilai time dan paket loss dari hasil ping maka koneksi jaringan yang dipakai semakin baik.


FUNGSI PING

Kegunaan PING antara lain adalah sbb:

  1. Mengetahui status up/down komputer dalam jaringan.
  2. Kita dapat mengecek apakah sebuah komputer up/down menggunakan perintah PING, jika komputer tersebut memberikan response terhadap perintah PING yang kita berikan maka dikatakan bahwa komputer tersebut up atau hidup.
  3. Memonitor availability status komputer dalam jaringan.
  4. PING dapat digunakan sebagai tool monitoring availibilitas komputer dalam jaringan yang merupakan salah satu indikator kualitas jaringan yaitu dengan melakukan PING secara periodik pada komputer yang dituju. Semakin kecil downtime, semakin bagus kualitas jaringan tersebut.
  5. Mengetahui responsifitas komunikasi sebuah jaringan.
  6. Besarnya nilai delay atau latency yang dilaporkan oleh PING menjadi indikasi seberapa responsif komunikasi terjadi dengan komputer yang dituju. Semakin besar nilai delay menunjukkan semakin lamban respons yang diberikan. Sehingga nilai delay ini juga bisa digunakan sebagai indikator kualitas jaringan.


Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.